Tampilkan postingan dengan label MILITER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MILITER. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Oktober 2012

MAHASISWA UIN AKSI TEATRIKAL TOLAK RUU KAMNAS


  Lingkar Studi-Aksi untuk Demokrasi Indonesia (LSADI) menggelar aksi teatrikal yang mengambil lakon "Tolak RUU Kamnas!". Aksi ini mereka gelar dalam rangka menyambut kedatangan Dewan Pakar Kamnas Bid. Sospol Kemhan RI dan Komjen Nanan Sukarna (Wakapolri) ke kampus UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Menurut koordinator lapangan aksi, Bayu, mereka akan menggelar aksi teaterikal sebagai bentuk penolakan mereka akan RUU Keamanan Nasional.

Share:

Selasa, 04 September 2012

SENAPAN SERBU BUATAN PINDAD YANG DIMINATI IRAK


Senjata Senapan Serbu 2 atau SS2 merupakan salah satu produk PT Pindad yang diminati Irak. Apa kelebihan SS2 dibanding senapan sejenis lainnya? Lalu, seberapa besar kontribusi tenaga ahli dalam negeri dalam pembuatan SS2 itu?

Menurut Direktur Utama PT Pindad, Adik Avianto Soedarsono, pembuatan SS2 dilakukan tenaga-tenaga ahli dari dalam negeri. "Keseluruhan dilakukan oleh tenaga ahli dari dalam negeri, sisanya dibantu konsultan dari luar negeri," kata Adik kepada VIVAnews di Bandung.

SS2 merupakan senapan serbu generasi baru kaliber 5,56 x 45 mm dengan laras kisar 7 inchi. Kelebihan SS2 yakni ringan, handal dan memiliki akurasi tinggi, dengan menggunakan popor lipat sehingga fleksibel untuk digunakan sesuai kebutuhan.

Senjata ini dapat menggunakan mechanical maupun optical sight serta dapat pula dilengkapi dengan berbagai asesoris. Asesoris pendukung itu antara lain silencer, sangkur, berbagai tipe pelontar granat, dan lain-lain.

Senapan ini juga telah dikembangkan menjadi berbagai tipe laras panjang dan laras pendek, baik dengan menggunakan mechanical maupun optical sight. Sesuai dengan kebutuhan operasinya.

Adik menampik produk SS2 merupakan adopsi dari model SS2 negara produsen asalnya di Eropa sana. Pembuatan SS2 ini juga berbeda dengan SS1 yang masih di bawah lisensi Eropa.

"Kalau untuk SS2 yamg kami produksi hari ini merupakan asli produk Indonesia seluruhnya. Kami bangga dengan produk asli ini yang bisa menembus pasar dunia.



$umb3r
Share:

Senin, 03 September 2012

SELEKSI CABA DAN CAPA REG TNI AD KOPASSUS

Staf Personel Kopassus mengadakan  seleksi garjas  Caba Reg dan Capa Reg TNI AD TA.2013 Tingkat Sub Panda Kopassus di Lapangan Atang Sutresna Cijantung-Jakarta Timur, Kamis(30/8).

Kegiatan seleksi mulai tanggal 28-30 Agustus 2012  terpusat  di Makopassus  dengan jumlah peserta Capa 122 orang dan Caba 233 orang, meliputi Satuan Denma Kopassus, Sat 81 Kopassus, Grup-3 Kopassus, Grup-1 Kopassus, Pusdikpassus dan Yon 23 Grup-2 Kopassus. Seleksi diawali dengan test pemeriksaan kesehatan  yang bertempat di KSA Makopassus dan Garjas A (Lari 12 menit), Garjas B( Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shutle Run) dan Ketangkasan Renang Dasar Militer.

Untuk seleksi tanggal 3-4 September 2012 di Kartasura Grup-2 Kopassus dengan jumlah peserta Capa 17 orang dan Caba 37 orang dengan meteri seleksi sama: Test pemeriksaan Kesehatan,  Garjas A+B dan Ketangkasan Renang dasar militer.

Para peserta yang lulus baik kesehatan maupun garjas seleksi tingkat sub Panda Kopassus akan melanjutkan test ke tingkat Panda.





$umb3r
Share:

ARMADA TEMPUR TERBARU INDONESIA

Rencana kedatangan alutsista TNI 2010-2014 dengan anggaran pembelian US$ 15 Milyar :
Renstra TNI 2010-2014 memberikan nuansa pelangi terhadap komparasi alutsista yang akan diperbaharui yaitu adanya diversifikasi terhadap jenis alutsista produksi dalam negeri , dari Rusia, China dan Amerika Serikat. Setidaknya itu yang mengemuka dalam statement yang dikemukakan Panglima TNI Jendral Djoko Santoso dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta kemarin.

Dalam rencana strategis itu diungkapkan bahwa TNI akan memenuhi kebutuhan armada kapal perang dengan memesan 35 Kapal Cepat Rudal Trimaran ukuran 60 meter, 40 Kapal Patroli Cepat Rudal ukuran 40 meter dan 15 Korvet semuanya produksi dalam negeri. Sementara 2 kapal selam kelas Kilo dari Rusia dipastikan hadir tahun 2013.

Untuk Kapal Cepat Rudal Trimaran dan Patroli Cepat adalah produksi swasta nasional, masing-masing akan dilengkapi sepasang rudal buatan China dan Rusia, sementara Korvet adalah produksi PT PAL Indonesia, demikian diungkapkan Jendral Djoko Santoso.

Angkatan Udara Indonesia akan diperkuat dengan pembelian 22 F16 CD dari Amerika Serikat dan 12 pesawat angkut Hercules. Order ini akan disign pada saat kedatangan Presiden Barrack Obama ke Jakarta pertengahan Maret mendatang bersamaan dengan penandatanganan 5 perjanjian kerjasama lainnya. Saat ini TNI AU memiliki 10 F16 AB dan 38 Hercules berbagai seri.

Bulan April mendatang 3 pesawat tempur SU27 dari Rusia tiba di PangkalanAU Makassar. Dengan kedatangan 3 penempur Sukhoi itu, TNI AU memiliki 10 Sukhoi dan merencanakan akan terus menambah pesawat empur jenis ini sampai mencapai 48 buah ( 4 skuadron).

Yang menarik dari renstra TNI ini adalah adanya pergelaran rudal produksi dalam negeri yang mampu menjangkau jarak tembak sampai 300 km dan sekaligus mengubah konsep hankam TNI dari defensif murni menjadi pre emptive strike. Menurut pengamat militer Jales Primowardhani perubahan konsep ini dipicu oleh keangkuhan Malaysia yang mengganggu teritori Indonesia terutama perairan Ambalat. Ini yang membuat petinggi TNI dan bahkan Presiden SBY merasa gerah dan kemudian mempersiapkan arsenal berbagai jenis untuk mengantisipasi kondisi terburuk, katanya.

TNI memang sedang mempersiapkan diri, memperbaharui alutsistanya. Lihat saja di kalimantan, Kodam dimekarkan menjadi 2 dengan menambah kekuatan pasukan secara besar-besaran sampai mencapai 30 ribu, pembentukan 8 batalyon infantri, 6 batalyon kavaleri, 4 batalyon artileri dan 4 batalyon rudal. Tarakan juga menjadi home base bagi 16 pesawat tempur Super Tucano disamping Pontianak yang sudah eksis sengan 16 pesawat tempur Hawk.

Seorang petinggi di Kementerian Pertahanan Indonesia yang enggan disebut namanya membenarkan bahwa TNI sedang mempersiapkan kekuatannya dengan memperbesar satuan-satuannya. Marinir akan ditambah menjadi 60ribu pasukan, Kostrad sedang membangun divisi 3, Kodam-kodam menambah batalyon infanri dan mekanis. Rudal berbagai jenis sudah dan sedang dalam pesanan seperti Qw3, C-802, Yakhont, AGM Maverick. Nantinya kekuatan TNI AL bertumpu pada kekuatan 3 armada tempur dengan kekuatan 276 KRI, 12 Kapal Selam , 60 ribu marinr. TNI AU dengan 4 Skuadron Sukhoi, 3 Skuadron F16, 2 Skuadron Hawk, 1 skuadron Stucano, 1 skuadron Yak 130.

TNI AD dengan 3 divisi Kostrad, 21 Kodam dengan kekuatan pasukan mencapai 450 ribu tentara.
sumber :reuters

rencana pembelian
a. 3 Sukhoi SU27 April 2010 (rali sasi 5 sep 2010 dan 15 sep 2010)
b. 16 Super Tucano September 2010 (DICARI ALTERNATIF LAIN)
c. 8 Heli tempur MI35 Nopember 2010
d. 12 Heli tempur MI17 Oktober 2010
e. 6 Sukhoi SU30 Mei 2011
f. 6 Hercules Desember 2010
g. 8 Kapal Cepat Rudal Ctmaran Nopember 2010
h. 6 Hercules Nopember 2011
i. 22 F16 CD Oktober 2011 - Juni 2012
j. 12 Kapal Cepat Rudal Ctmaran Desember 2011
k. 4 Korvet PAL Juni - Okt 2011
l. 16 Yak 130 April 2013
m. 10 Sukhoi SU27/30 Nopember 2013
n. 2 Kapal Selam Kilo Desember 2013
o. 20 Kapal Patroli Cepat Rudal Jan - Des 2011
p. 80 Rudal Lapan Juni - Okt 2010
q. 12 Korvet PAL Jan 2012- Des 2013
r. 5 Batteray S300 Mei 2013
s. 2 Kapal Selam U214 Okt 2014
t. 10 Sukhoi SU35 Agustus 2014
u. 200 Rudal Lapan Feb - Sep 2011

Sumber : Jane's Defence Feb 2010

Bangkitnya TNI AU

Peringatan HUT TNI AU ke 64 di Halim Perdana Kusuma Jakarta yang dihadiri Panglima TNI Jendral Djoko Santoso hari ini tanggal 09 April 2010 dirasakan cukup meriah. 16 pesawat tempur melakukan formasi big diamond yang menggambarkan kesiapan TNI AU mengawal dirgantara Indonesia. Ke 16 pesawat tempur itu terdiri dari masing-masing empat unit Sukhoi, F16, F5E dan Hawk200 melakukan manuver tempur yang membanggakan.

Panglima TNI dalam amanatnya menyatakan TNI AU akan terus dikembangkan dan diperkuat untuk mengawal udara Nusantara yang luas ini. Program Renstra TNI 2010-2014 memberikan arahan yang jelas untuk menambah skuadron tempur baru. Tambahan pesawat tempur F16 CD sebanyak 16 unit akan ditempatkan di Medan. 10 Sukhoi ditempatkan di Pangkal Pinang, 16 Super Tucano ditempatkan di Tarakan dan Malang, 16 Yak 130 ditempatkan di Madiun.

Saat ini kekuatan TNI AU memiliki 10 Sukhoi di Makassar, 10 F16 di Madiun, 12 F5E di Madiun, 40 Hawk100/200 di Pekan Baru dan Pontianak, 8 Hawk MK di Madiun dan 6 OV10 Bronco di Malang. Disamping TNI AU Penerbad juga sudah membentuk skuadron heli tempur baru di Berau Kaltim dengan kekuatan 8 Mi35 dan 8 Mi17. Sementara 10 F16 yag ada di Madiun mulai ditambah menjadi 16 pesawat dengan kedatangan 6 pesawat tempur F16 dari Guam AS awal Maret 2010 ini. (OBAMA TIDAK DATANG, ALTERNATIF JF-17)

Sumber: Trans TV

16 Super Tucano September 2010 (TERSENDAT OLEH RAPAT DPR SEDANG DICARI ALTERNATIF LAIN)
22 F16 CD Oktober 2011 - Juni 2012
20 kendaraan tempur infanteri BMP-3F (SUDAH ADA MOU des 2010 akan datang)
10 Helikopter Mi-17
5 heli serang Mi-35M
2 Kapal Selam Amur-1650
4 Kapal Selam 636 Kelas-Kilo


SUKHOI SU-27SKM
Selain itu demi mendukung kinerja Sukhoi yang mumpuni industri pertahanan Indonesia sudah siap membuat bom untuk pesawat Sukhoi dan pesawat standar Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Bom kaliber 100 kilogram bernama P100 itu telah dibuat Dinas Penelitian dan Pengembangan Markas Besar TNI Angkatan Udara.

“Kualitasnya bagus. Hanya, kapasitas produksinya masih kecil karena permintaan TNI terbatas,“ ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departeman Pertahanan Lilik Hendrajaya.

Termasuk dalam daftar beli indonesia pada Rusia selain 20 Su-30MK2 adalah:



Sejumlah pesawat latih Yak-130 lain, serta sistem pertahanan udara yang total bernilai miliar dollar AS.

Dalam implementasinya, seperti disampaikan ketika Presiden Vladimir Putin berkunjung ke Indonesia September silam, kredit yang ditawarkan sebesar 1 miliar dollar AS kemudian dicairkan dalam dua tahap, masing- masing 500 juta dollar AS.

TNI AU berencana membentuk dua skadron Sukhoi —total 24 pesawat—pada tahun 2010 nanti. 
 
 
$umb3r
Share:

TNI AL LUNCURKAN KAPAL PERANG BERTEKNOLOGI SILUMAN

TNI Angkatan Laut meluncurkan kapal cepat rudal (KCR) Trimaran di galangan kapal milik PT Lundin Industry Invest di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, 31 Agustus 2012. PT Lundin Industry Invest adalah perusahaan dalam negeri yang memproduksi kapal-kapal perang sejak 2007

                            KRI Klewang 625 - Kapal Perang Siluman TNI AL Berjenis Trimaran

Peluncuran kapal perang yang diberi nama KRI Krewang ini dilakukan oleh Wakil Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Sayyid Anwar. Kapal ini merupakan pesanan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat alat utama sistem pertahanan.

Kapal memiliki panjang 63 meter, kecepatan maksimal 35 knot, bobot 53,1 GT, serta mesin utama 4x marine engines MAN nominal 1.800 PK. Anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 114 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sejak tahun 2009 hingga 2011.

Menurut Wakil Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Sayyid Anwar, KCR Trimaran merupakan kapal siluman yang tidak mudah dideteksi oleh radar lawan.

Kapal ini dibuat dengan teknologi tinggi berbahan serat optik, dipersenjatai peluru kendali dengan jarak tembak hingga 120 kilometer. "Di dunia, kapal seperti ini baru dibuat di Amerika dan Indonesia," kata Sayyid Anwar, Jumat, 31 Agustus 2012.




                             KRI Klewang 625 - Kapal Perang Siluman TNI AL Berjenis Trimaran

Kapal ini sendiri baru selesai 90 persen dan dalam proses ditarik dari galangan ke perairan Selat Bali. Pengisian kelengkapan kapal akan dilakukan di Pangkalan TNI AL Banyuwangi.

Pemilik PT Lundin Industry Invest, Jhon Lundin, menyatakan terima kasih atas kepercayaan TNI AL kepada perusahaannya untuk membuat KCR Trimaran ini. "Kapal ini merupakan teknologi baru di Indonesia," kata dia. Bahkan di Asia, kata dia, aplikasi teknologi di kapal ini merupakan yang pertama di Asia.

John bercerita awal mula ide kapal ini berasal dari mantan KSAL Slamet Subiyanto pada 2005 lalu. Saat itu, kata dia, Slamet ingin membuat kapal dengan teknologi tercanggih yang dapat dikerjakan oleh perusahaan dalam negeri.

Peluncuran kapal ini menjadi tontotan warga sekitar. Ratusan warga telah memadati pantai untuk melihat langsung proses penarikan kapal menuju laut.
 
$umb3r
Share:

IRAN DAN KOREA KERJASAMA DI BIDANG IPTEK

DUBAI. Iran dan Korea Utara telah meneken perjanjian untuk bekerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Media Iran melaporkannya Sabtu lalu bahkan mengutip pimpinan Iran bahwa kedua negara memiliki ‘musuh bersama’.

Kedua negara akan mengadakan pertukaran pelajar dan memiliki laboratorium riset bersama. Iranian Labour News Agency (ILNA) menyebutkan kerja sama riset itu akan meliputi sektor teknologi informasi, teknik, bioteknologi, energi baru. Lingkungan, pengembangan pertanian yang berkelanjutan, dan teknologi pangan.
Perjanjian itu diteken oleh Menteri Ilmu Pengetahuan, Riset, dan Teknologi Iran Farhad Daneshjoo dan Menteri Luar Negeri Korea Utara Pak Ui-chun.

Korea Utara memang dekat dengan Iran. Kawat diplomatik Amerika Serikat yang bocor pada 2010 lalu mengatakan, pejabat AS meyakini Iran memperoleh suku cadang rudal balistiknya dari Korut.
Pimpinan tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga bertemu dengan Kim Yong-nam yang berkunjung ke Teheran menghadiri pertemuan Gerakan Non Blok pekan ini. Gerakan Non Blok adalah satu dari sedikit forum multilateral yang diikuti Korut.

"Republik Islam Iran dan Korea Utara memiliki musuh bersama, karena kekuatan-kekuatan yang arogan tidak menerima negara yang independen," tandas Khamenei seperti dikutip ILNA.
Sabtu lalu, Wakil Presiden pertama Iran Mohammad Reza Rahimi juga mengharapkan hubungan ekonomi lebih erat antara kedua negara
 
 

Share:

IRAN DAN KOREA KERJASAMA DI BIDANG IPTEK























DUBAI. Iran dan Korea Utara telah meneken perjanjian untuk bekerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan 
teknologi. Media Iran melaporkannya Sabtu lalu bahkan mengutip pimpinan Iran bahwa kedua negara memiliki 
‘musuh bersama’.

Kedua negara akan mengadakan pertukaran pelajar dan memiliki laboratorium riset bersama. Iranian Labour 
News Agency (ILNA) menyebutkan kerja sama riset itu akan meliputi sektor teknologi informasi, teknik, 
bioteknologi, energi baru. Lingkungan, pengembangan pertanian yang berkelanjutan, dan teknologi pangan.
Perjanjian itu diteken oleh Menteri Ilmu Pengetahuan, Riset, dan Teknologi Iran Farhad Daneshjoo dan 
Menteri Luar Negeri Korea Utara Pak Ui-chun.

Korea Utara memang dekat dengan Iran. Kawat diplomatik Amerika Serikat yang bocor pada 2010 lalu 
mengatakan, pejabat AS meyakini Iran memperoleh suku cadang rudal balistiknya dari Korut.
Pimpinan tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga bertemu dengan Kim Yong-nam yang berkunjung ke Teheran 
menghadiri pertemuan Gerakan Non Blok pekan ini. Gerakan Non Blok adalah satu dari sedikit forum multilateral
 yang diikuti Korut.

"Republik Islam Iran dan Korea Utara memiliki musuh bersama, karena kekuatan-kekuatan yang arogan tidak 
menerima negara yang independen," tandas Khamenei seperti dikutip ILNA.
Sabtu lalu, Wakil Presiden pertama Iran Mohammad Reza Rahimi juga mengharapkan hubungan ekonomi lebih 
erat antara kedua negara
$umb3r
Share:

Selasa, 28 Agustus 2012

TNI SIAP PERANG DENGAN MALAYSIA


PERIKSA PASUKAN- Panglima TNI, Jenderal TNI Djoko Santoso, memeriksa pasukan dalam upacara pemberangkatan prajurit Kontingen Garuda (Konga) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (17/11/2008). Sebanyak 1.136 orang prajurit TNI diberangkatkan ke Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).





Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menegaskan siap perang demi keutuhan NKRI, namun demikian harus tetap menunggu hasil perundingan Indonesia dengan Malaysia yang akan dilaksanakan 6 September 2010.

Perundingan antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia baru akan digelar 6 September 2010, terkait memanasnya hubungan kedua negera belakangan ini.  Sementara rakyat kedua belah negara sudah "panas" saling kecam dan protes dengan berbagai aksi.

"Tugas TNI adalah menjaga kedaulatan negara, integritas dan keutuhan wilayah NKRI serta menjaga keselamatan bangsa. Anggota TNI selalu dalam keadaan siap perang setiap saat karena sudah menjadi tugas pokok dari tentara," kata Panglima TNI akhir pekan lalu  di Jambi.

Menyangkut persoalan Indonesia dengan Malaysia yang diikuti selama ini bahwa Indonesia telah mengambil kebijakan lebih mengedepankan diplomasi.

"TNI selalu siap apa pun keputusan yang diambil oleh pemerintah, tegas Jenderal Djoko Santoso, seperti dikutip dephan.go.id.

Menurut Djoko, salah satu prioritas utama TNI adalah menjaga integritas Tanah Air dan keselamatan negara, karena itu TNI selalu siap untuk setiap tugas penyelamatan negara.

Jenderal Djoko juga menyatakan TNI adalah alat pertahanan yang tidak bisa melepaskan dari keputusan politik, karena itu TNI akan bertindak sesuai aturan dan sesuai keputusan politik dan apa yang dilakukan dan tidak dilakukan TNI itu sesuai dengan keputusan otoritas politik.

Panglima juga menegaskan keutuhan NKRI adalah harga mati bagi setiap masyarakat Indonesia, apalagi TNI yang bertugas penjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara. (*)



"Tugas TNI adalah menjaga kedaulatan negara, integritas dan keutuhan wilayah NKRI serta menjaga keselamatan bangsa. Anggota TNI selalu dalam keadaan siap perang setiap saat karena sudah menjadi tugas pokok dari tentara,"

$umb3r


Share:

PEMBANTAIAN MASSAL DI SURIAH (LEBIH DARI 300 KORBAN DIMAKAMKAN)

Pertempuran kembali pecah antara penentang dengan pendukung Assad di Libanon. Sementara di Dariya lebih dari 300 korban pembantaian massal dimakamkan.

Pertempuran kembali terjadi antara pendukung Presiden Suriah Bashar al Assad dengan penentangnya di kota Tripoli di Utara Libanon, meskipun dilakukan penjagaan militer besar-besaran. Dilaporkan seorang tewas dan enam lainnya luka-luka. Demikian laporan lingkungan aparat keamanan Libanon. Di antara korban luka juga terdapat tiga tentara yang bertugas menjaga keamanan di jalan-jalan kota tersebut.

Keberadaan militer di Tripoli, Libanon semakin ditingkatkan, setelah Senin (20/08) lalu pecah pertempuran baru antara pendukung dan penentang Assad. Sejak itu lebih dari 16 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka. Kawasan timur Tripoli terpecah antara pendukung Assad yang merupakan kelompok Alawi Syiah dan kelompok Sunni yang mendukung pihak pemberontak.

Sementara itu pimpinan Suriah Assad sama sekali tidak berpikir untuk mengalah, ia ingin memenangkan perang dengan segala cara. Pemberontakan sejak 17 bulan terakhir terhadap rezim di Suriah kembali dinilainya sebagai aksi komplot dari luar negeri.

 
Pemakaman Massal setelah Pembantaian
Di dekat kota Damaskus Minggu (26/08)menurut keterangan oposisi Suriah, puluhan jenazah dimakamkan. Jenazah itu diduga korban pembantaian massal di Dariya. Menurut berbagai keterangan dari pihak pemberontak, 300 sampai 630 orang dibunuh. Konfirmasi independen tentang hal itu tidak mungkin dilakukankan. Organisasi pengamat untuk hak asasi manusia Suriah di London menyampaikan, diantara korban tewas terdapat perempuan dan anak-anak. Para korban tewas akabat tembakan atau dieksekusi secara kelompok.

Yordania meminta bantuan lebih besar dari masyarakat internasional untuk bantuan bagi pengungsi dari Suriah. Lebih dari 2000 pengungsi Suriah per harinya mencapai negara itu, disampaikan menteri informasi Yordania Samih Maajtah. Jumat (24/08) lalu saja lebih dari 2300 warga Suriah tiba di Yordania. Itu merupakan arus pengungsi terbesar sejak pecahnya konflik di Suriah. Saat ini diperkirakan 160 ribu pengungsi Suriah yang mencari perlindungan ke Yordania.
Share:

Senin, 27 Agustus 2012

SENJATA BUATAN INDONESIA LARIS DI IRAK



Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan senang kunjungan Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Syamsuddin ke Irak dan Uganda beberapa waktu lalu membuahkan hasil positif. Kedua negara itu memesan persenjataan buatan Indonesia.

"Saya senang sekali Wamenhan dari Irak dan menjadi tenaga marketing yang baik untuk PT DI, Pindad, dan Dahana," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin 27 Agustus 2012.

Dahlan mengatakan pemesanan senjata dan pesawat dari Irak dan Uganda membuktikan kualitas produksi senjata Indonesia. Semua pesanan, akan diterima oleh tiga perusahaan BUMN tersebut.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Irak, Uganda, dan Kongo yang didampingi oleh Dirut Pindad, Adik  Avianto. Di Irak, delegasi Indonesia membawa persenjataan buatan Indonesia seperti kendaraan ringan lapis baja, Anoa, serta senapan SS-2.

Delegasi militer Irak akan datang pada 5 Oktober 2012 mendatang untuk mengunjungi pabrik senjata Indonesia.

Walaupun Dahlan tidak ikut dalam delegasi Indonesia ke tiga negara tersebut, namun Dahlan selalu mendapat laporan langsung. "Dua hari setelah Wamenhan ke Irak, saya ke Irak namun tujuan saya pribadi. Kunjungan Wamenhan sukses sekali, Irak percaya sekali dengan senjata buatan Indonesia," ungkap mantan dirut PLN ini.
Selain itu, kata Dahlan, Irak juga tertarik membeli pesawat CN-235 dan NC-212. (umi)

$umb3r
Share:

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.